Pencarian

KKN UPGRIS Edukasi Ibu Hamil di Demak Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan, Gizi Seimbang Jadi Kunci

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:32:01 WIB
KKN UPGRIS Edukasi Ibu Hamil di Demak Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan, Gizi Seimbang Jadi Kunci
Ibu hamil di Desa Brambang, Demak, mengikuti sosialisasi pencegahan stunting yang digelar mahasiswa KKN UPGRIS di Posyandu setempat, Senin (24/8/2026).

DEMAK — Kesadaran para calon ibu di Desa Brambang, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, terhadap pentingnya gizi selama kehamilan menjadi perhatian serius mahasiswa KKN UPGRIS. Melalui program kerja bidang kesehatan, mereka menghadirkan sosialisasi yang menyasar langsung ibu hamil di Posyandu setempat pada Senin (24/8/2026).

Langkah ini diambil karena periode kehamilan merupakan fondasi utama tumbuh kembang anak. Kekurangan nutrisi pada fase tersebut berisiko menghambat pertumbuhan janin yang berdampak jangka panjang, termasuk potensi stunting.

Materi yang Disampaikan: Dari Gizi Seimbang hingga Cek Kehamilan Rutin

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa memaparkan tiga poin penting yang wajib diperhatikan ibu hamil. Pertama, asupan gizi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Kedua, pemeriksaan kehamilan secara rutin ke fasilitas kesehatan untuk memantau kondisi ibu dan janin. Ketiga, menjaga kondisi kesehatan secara menyeluruh agar proses kehamilan berjalan optimal.

Para peserta tidak hanya menerima materi satu arah. Sesi diskusi interaktif dibuka lebar sehingga para ibu hamil leluasa menanyakan persoalan kesehatan yang mereka alami selama masa kehamilan.

Pengetahuan Ibu Menjadi Modal Utama Cegah Stunting

Ketua KKN UPGRIS Kelompok 24 menegaskan bahwa edukasi ini menyentuh akar masalah. Pengetahuan ibu menjadi salah satu faktor kunci dalam mempersiapkan generasi yang sehat sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap ibu hamil di Desa Brambang semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan. Pencegahan stunting bukan hanya dilakukan setelah anak lahir, tetapi perlu dipersiapkan sejak masa kehamilan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa upaya preventif harus dimulai lebih awal. Intervensi setelah lahir dinilai terlambat jika sejak dalam kandungan nutrisi ibu sudah tidak tercukupi.

Antusiasme Warga dan Harapan Keberlanjutan Program

Respons positif datang dari para peserta. Para ibu hamil tampak antusias mengikuti pemaparan materi hingga sesi tanya jawab berakhir. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan informasi seputar kehamilan di tingkat desa.

Mahasiswa KKN UPGRIS berharap edukasi ini tidak berhenti pada satu kali pertemuan. Mereka mendorong agar ilmu yang didapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kesadaran terhadap kesehatan dan gizi semakin meningkat.

Kegiatan ini menjadi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, dengan menitikberatkan pada langkah preventif. Upaya tersebut diharapkan turut mendukung target penurunan angka stunting di Kabupaten Demak secara keseluruhan.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jatengnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks