Harga Emas Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram, Rekor Tertinggi Masih Jauh

Penulis: Deni Kurniawan  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:49:54 WIB
Harga emas Antam mencapai Rp 2,8 juta per gram pada 30 Mei 2026.

JAWA TENGAH — Kenaikan harga jual emas Antam diikuti oleh penguatan harga buyback atau harga beli kembali. Antam mematok buyback di level Rp 2.609.000 per gram pada hari ini, naik Rp 30.000 dari posisi sebelumnya. Angka ini penting bagi pemilik emas yang berniat menjual kembali logam mulianya ke Antam.

Daftar Harga Emas Antam 30 Mei 2026

Berikut rincian harga emas Antam untuk berbagai ukuran yang berlaku hari ini:

  • 0,5 gram: Rp 1.449.500
  • 1 gram: Rp 2.799.000
  • 2 gram: Rp 5.548.000
  • 3 gram: Rp 8.304.000
  • 5 gram: Rp 13.810.000
  • 10 gram: Rp 27.540.000
  • 25 gram: Rp 68.685.000
  • 50 gram: Rp 137.205.000
  • 100 gram: Rp 274.260.000
  • 250 gram: Rp 685.340.000
  • 500 gram: Rp 1.370.400.000
  • 1.000 gram: Rp 2.739.600.000

Meski terus naik, harga emas Antam saat ini masih jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat pada 29 Januari 2026. Saat itu, harga emas Antam menyentuh Rp 3.168.000 per gram dengan buyback di level Rp 2.989.000 per gram. Artinya, harga hari ini masih terpaut sekitar Rp 369.000 dari rekor tersebut.

Sentimen Global Dorong Penguatan

Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan pergerakan emas dunia. Pada Jumat (29/5), harga emas spot menguat 0,6 persen ke US$ 4.519,64 per ounce. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga naik 0,4 persen menjadi US$ 4.550.

Chief Market Strategist Blue Line Futures, Philip Streible, mengatakan emas memantul dari level support teknis kunci. Optimisme atas perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran ikut mendorong harga minyak dan dolar AS turun, yang pada akhirnya mendukung harga emas batangan.

Empat sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kesepakatan AS-Iran yang diusulkan akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan mencabut pembatasan pengiriman melalui Selat Hormuz. Namun, Presiden AS Donald Trump belum menyetujui perjanjian tersebut, dan media pemerintah Iran menyebut perjanjian itu belum difinalisasi.

Tekanan Suku Bunga Masih Membayangi

Meski menguat dalam dua hari terakhir, harga emas dunia masih menuju penurunan bulanan. Kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi menjadi beban utama. Pada Kamis pekan ini, harga emas spot sempat turun ke level terendah dua bulan di US$ 4.356,76 per ounce.

Data menunjukkan inflasi AS naik pada laju tercepat dalam tiga tahun pada April, didorong harga energi yang lebih tinggi terkait konflik Iran. Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga tahun depan. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak menghasilkan imbal hasil.

Di sisi lain, permintaan emas di India tetap lesu karena harga tinggi dan bea impor. Sementara itu, premi di konsumen utama China menyempit di tengah sentimen hati-hati pelaku pasar.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top