Ketua IIDI Cabang Pemalang Lulu Damayanti mengatakan seluruh kegiatan mengusung tema nasional 'IIDI Peduli Gizi di Panti Asuhan dan Pondok Pesantren'. Program ini dilaksanakan serentak oleh berbagai cabang IIDI di seluruh Indonesia, dengan Cabang Pemalang memilih lima lokasi berbeda sebagai titik pelaksanaan.
Edukasi Gizi hingga Kunjungan ke Gedung DPRD
Rangkaian kegiatan dimulai pada Minggu (19/4/2026) di LKSA Rumah Yatim dan Duafa Yayasan Jannatul Athfal. Sebanyak 18 anak dan tiga pengelola diajak senam B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman), cek kebersihan lingkungan, serta edukasi tentang keanekaragaman makanan.
Tidak hanya teori, anak-anak juga diajak praktik membuat puding dan menghias kue. Kegiatan ditutup dengan makan bersama, santunan, serta pemberian bantuan perlengkapan tidur seperti seprei dan handuk untuk rumah yatim.
Pekan berikutnya, Minggu (26/4/2026), giliran 15 anak yatim/piatu dari Kelurahan Widuri yang diajak berkeliling Kota Pemalang. Mereka mengunjungi Citywalk, Perpustakaan Daerah, kantor Damkar untuk belajar kegawatdaruratan, hingga Gedung DPRD dan Pendopo Kabupaten Pemalang. IIDI juga memberikan edukasi gizi seimbang "Isi Piringku" dan pemberian tali asih.
Pesantren Jadi Sasaran: dari Demo Masak hingga Hadiah Hafalan Surat
Memasuki Mei 2026, kegiatan berlanjut ke Ponpes Tahfidz Zahrotul Qur'an Al-Afifiyah pada Minggu (3/5/2026) dengan melibatkan 50 anak. Selain senam B2SA dan edukasi gizi, IIDI menggelar demo masak dan makan bersama. Sebagai motivasi, pengurus memberikan hadiah khusus bagi santri yang hafal surat-surat pendek, serta bantuan untuk pengelola pondok.
Pada Sabtu (9/5/2026), kegiatan berpindah ke Ponpes Tahfidz Al Asma 7 di Desa Nyamplungsari. Sebanyak 33 anak mendapatkan edukasi tentang pengelolaan makanan bersih dan sehat. IIDI berkolaborasi dengan Puskesmas Klareyan dalam layanan CKG (Cek Kesehatan Gratis). Bantuan yang diberikan berupa material, uang tunai, serta bibit sayuran dan tanaman buah untuk ketahanan pangan pesantren.
Pelatihan Khusus untuk Pengelola Panti
Puncak kegiatan digelar pada Jumat (15/5/2026) dengan mengundang delapan orang pengelola panti asuhan dan pondok pesantren. Mereka mendapatkan penyuluhan dan demo masak tentang variasi makanan sehat. IIDI juga menyerahkan buku resep bertajuk "Variasi Menu Sehat Selama Sebulan" sebagai panduan praktis.
"Melalui kegiatan itu diharapkan pengelola panti/ponpes bisa lebih beragam dalam memberikan menu makanan untuk anak-anak. Sehingga nantinya bisa terpenuhi kebutuhan gizinya," kata Lulu Damayanti.