Pencarian

Pemprov Jateng Terbitkan SE Wajibkan Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Ini Isi Lengkapnya

Jumat, 19 Juni 2026 • 21:15:02 WIB
Pemprov Jateng Terbitkan SE Wajibkan Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Ini Isi Lengkapnya
Gubernur Jateng terbitkan SE wajibkan ayah ambil rapor dan antar anak di hari pertama sekolah.

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemprov untuk berpartisipasi dalam Gerakan Ayah Mengambil Rapor (Gemar) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Aturan itu tertuang dalam SE Nomor S/400.13.26/207/2026 yang diteken Sekretaris Daerah Sumarno atas nama gubernur.

Sumarno menjelaskan bahwa surat edaran tersebut disusun berdasarkan pedoman dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. “Pelibatan ayah dalam mengambil rapor dan mengantar anak di hari pertama sekolah diharapkan mampu memperkuat karakter, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan kualitas relasi keluarga menuju Jawa Tengah yang cerdas dan berdaya saing,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Fleksibilitas Waktu bagi ASN dan Imbauan ke Sekolah

Pemprov Jateng memberikan kelonggaran jam kerja bagi ASN yang berstatus ayah atau wali ayah agar bisa meluangkan waktu untuk dua momen penting pendidikan anak. Kebijakan ini diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat luas tentang pentingnya figur ayah dalam tumbuh kembang anak.

“Tujuannya agar para ayah memiliki kesempatan lebih besar untuk hadir dan terlibat langsung dalam proses pendidikan anak-anak mereka,” kata Sumarno.

Tidak hanya berlaku di lingkungan Pemprov Jateng, SE tersebut juga telah didistribusikan ke seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Bupati dan wali kota diminta menginstruksikan satuan pendidikan di wilayahnya untuk mengimbau para ayah atau wali ayah hadir langsung saat pengambilan rapor dan hari pertama sekolah.

Fenomena Fatherless dan Dampak Psikologis Anak

Pemprov Jateng menilai keterlibatan ayah merupakan salah satu faktor penting dalam membangun ketahanan keluarga dan menciptakan generasi berkualitas. Minimnya kehadiran figur ayah—yang dikenal sebagai fenomena fatherless—dinilai dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak.

Melalui dua gerakan ini, pemerintah berharap hubungan emosional antara ayah dan anak semakin kuat. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah juga diminta meneruskan instruksi ke seluruh sekolah agar mendukung pelaksanaan Gemar dan GAMAS.

“Kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah agar dapat menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Jawa Tengah untuk memberikan imbauan kepada ayah atau wali ayah peserta didik agar hadir secara langsung saat pengambilan rapor anak dan mengantar anak pada hari pertama sekolah,” tegas Sumarno.

Dengan dukungan pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga, gerakan tersebut diharapkan menjadi budaya baru yang memperkuat peran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak di Jawa Tengah.

Bagikan
Sumber: mettanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks