Pencarian

TSMC Konfirmasi Kenaikan Harga Wafer 5-10% untuk Semua Node Canggih, dari Apple hingga Nvidia Kena Dampak

Rabu, 24 Juni 2026 • 22:02:01 WIB
TSMC Konfirmasi Kenaikan Harga Wafer 5-10% untuk Semua Node Canggih, dari Apple hingga Nvidia Kena Dampak
TSMC umumkan kenaikan harga wafer 5-10% untuk semua node canggih mulai 2026.

Kenaikan harga ini mencakup hampir tiga perempat total bisnis wafer TSMC. Pada kuartal pertama 2026, node 3nm menyumbang 25 persen pendapatan wafer. Sementara seluruh portofolio node canggih—teknologi 7nm ke atas—menyumbang 74 persen. Artinya, hampir semua chip premium di pasaran akan terkena imbas kenaikan biaya produksi ini.

Bukan Cuma 3nm, Node Tua Seperti 7nm Juga Kena

Laporan Culpium pada 23 Juni mengungkapkan TSMC memperluas rencana kenaikan harga. Sebelumnya hanya dikabarkan untuk node 3nm dan 2nm. Kini node 5nm dan 7nm—meski bukan yang terbaru, tapi masih vital untuk prosesor, akselerator, dan chip jaringan—masuk dalam daftar. Langkah ini mengejutkan karena 7nm sudah bukan teknologi flagship, namun tetap menjadi tulang punggung banyak produk berperforma tinggi.

Besaran kenaikan bervariasi tergantung pelanggan, jenis node, dan kategori produk. Angkanya berkisar antara 5% hingga 10%. Beberapa klien sudah mulai menerima tagihan baru, sementara yang lain diminta memasukkan struktur biaya lebih tinggi ke dalam pesanan pembelian mendatang.

Posisi Tawar TSMC Makin Kuat di Tengah Demam AI

Keputusan ini bukan kejutan bagi pengamat industri. Dalam rapat pemegang saham tahunan di Hsinchu pada 4 Juni lalu, CEO TSMC C.C. Wei mengakui tekanan biaya dan kesenjangan antara permintaan chip dengan kapasitas produksi. CFO Wendell Huang sebelumnya juga menyatakan TSMC tidak menutup kemungkinan menaikkan harga seiring inflasi, ekspansi ke luar negeri, dan biaya manufaktur canggih yang terus naik.

Posisi TSMC saat ini sangat kuat. Perusahaan ini adalah satu-satunya produsen dominan untuk chip logika paling mutakhir. Kapasitas produksi paling canggihnya laris manis, terutama dari pengembang akselerator AI, desainer chip ponsel pintar, dan pengembang ASIC kustom. Bahkan, kapasitas pabrik TSMC di Arizona sudah habis terjual hingga tahun 2027 sejak awal 2025. Dengan permintaan jauh melebihi pasokan, TSMC memiliki ruang gerak luas untuk menaikkan harga.

Dampak ke Konsumen: Harga HP dan Laptop Bisa Naik Bertahap

Bagi perusahaan seperti Apple, Nvidia, dan Qualcomm, kenaikan ini berarti biaya manufaktur lebih tinggi. Namun bagi konsumen akhir, efeknya tidak langsung sebesar 5-10 persen. Biaya wafer hanyalah satu komponen dari harga akhir GPU, CPU, atau ponsel. Meski demikian, ketika kenaikan ini digabungkan dengan harga memori lebih mahal, keterbatasan kemasan chip, serta permintaan AI yang terus menggelembung, tekanan pada harga perangkat elektronik konsumen menjadi tak terhindarkan.

TSMC menolak mengomentari detail harga. "Kami tidak berkomentar soal harga. Strategi penetapan harga kami bersifat strategis, bukan oportunistik," kata perusahaan itu dalam pernyataan resmi kepada Culpium. "Kami akan terus bekerja erat dengan pelanggan dan menjual nilai kami kepada mereka."

Dengan pendapatan kuartal pertama mencapai 35,9 miliar dolar AS dan margin kotor 66,2 persen, TSMC tidak perlu menaikkan harga secara agresif seperti industri memori. Namun, dengan node canggih yang mendominasi pendapatan, kenaikan harga di kisaran satu digit saja sudah cukup menambah miliaran dolar pendapatan tahunan—selama permintaan tetap kuat.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks