Pencarian

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Kukuhkan Pengurus DMI 2025-2030, Minta Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

Senin, 06 Juli 2026 • 23:44:16 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Kukuhkan Pengurus DMI 2025-2030, Minta Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat
Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengukuhkan pengurus DMI Kabupaten Sukoharjo masa bakti 2025-2030 di Pendopo Graha Satya Praja.

SUKOHARJO — Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, secara resmi melantik Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Sukoharjo beserta jajaran pengurus tingkat kecamatan untuk masa bakti 2025-2030. Prosesi pengukuhan digelar di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Sukoharjo, Senin (6/7). Etik mengingatkan bahwa peran masjid di tengah masyarakat sangat strategis dan harus dioptimalkan.

Masjid Bukan Sekadar Bangunan Fisik

Dalam amanatnya, Etik Suryani menyoroti fungsi masjid yang telah dicontohkan sejak zaman Rasulullah SAW. Menurutnya, masjid adalah pusat peradaban yang mencakup pendidikan, ekonomi, hingga pemersatu umat.

“Ada ratusan masjid yang tersebar di Sukoharjo. Pemerintah daerah berkomitmen mempererat kemitraan dengan DMI guna membangun karakter masyarakat yang religius, bermartabat, dan menjunjung tinggi gotong royong,” ujar Etik.

Ia berharap kepengurusan baru ini mampu menghidupkan aktivitas penunjang yang relevan dengan tantangan zaman, bukan sekadar mengelola bangunan fisik semata.

Langkah Awal: Pemetaan Kebutuhan Tiap Kecamatan

Ketua PD DMI Kabupaten Sukoharjo terpilih, Wawan Pribadi, menyatakan kesiapannya untuk bergerak cepat. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah melakukan koordinasi intensif ke tingkat kecamatan hingga para takmir masjid.

“Kami ingin memetakan karakteristik dan kebutuhan tiap wilayah yang berbeda-beda,” jelas Wawan. Pendekatan ini dinilai penting agar program DMI tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Mediasi Konflik dan Sengketa Tanah Wakaf

Menyikapi potensi konflik internal dan persoalan hukum di kalangan pengurus masjid, Wawan menegaskan bahwa DMI Sukoharjo siap menjadi mediator. Salah satu kasus yang sempat mencuat adalah sengketa tanah wakaf di Kecamatan Baki.

“Tujuannya DMI itu kan membuat makmur masjid. Jadi kalau ada konflik, ya nanti tentunya kita mencoba ikut menjembatani agar mereka tetap rukun, sehingga permasalahan tidak menjadi besar dan bisa diantisipasi sejak dini,” tegas Wawan.

Target: Masjid yang Makmur dan Produktif

Lewat kepengurusan anyar ini, DMI Sukoharjo diharapkan mampu menjadi wadah yang produktif dalam mengurai persoalan umat. Bupati Etik berharap seluruh masjid di Sukoharjo semakin makmur dan membawa manfaat luas bagi masyarakat sekitar.

Bagikan
Sumber: jatengpos.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks