JEPARA — Selisih tujuh siswa masih harus dikejar Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Jepara sebelum Sekolah Rakyat di Pakis Aji resmi beroperasi. Dari target 90 murid SD, baru 83 anak mendaftar, sementara kuota untuk jenjang SMP dan SMA dinyatakan sudah terpenuhi masing-masing 90 siswa.
Sosialisasi Diperketat di Kecamatan Sekitar Sekolah
Muh Ali mengatakan upaya pemenuhan kuota difokuskan pada anak-anak dari Kecamatan Pakis Aji karena lokasinya paling dekat dengan Bumi Perkemahan Pakis Adhi. “Khusus SD, ini kuotanya masih kurang tujuh anak. Masih terus kita upayakan, harapannya bisa di isi oleh anak-anak dari Kecamatan Pakis Aji yang lokasinya dekat dengan SR,” ujarnya di Kantor Dinsospermasdes Jepara, Senin (13/7/2026).
Selain menjaring siswa baru, jenjang SD di Sekolah Rakyat Pakis Aji juga akan diisi oleh 75 siswa lama. Mereka saat ini masih menempati gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Pecangaan.
Progres Bangunan 90 Persen, MPLS Mundur ke Akhir Juli
Pembangunan fisik gedung Sekolah Rakyat di Pakis Aji telah mencapai sekitar 90 persen. Akibatnya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang semula dijadwalkan pada 14 Juli diundur menjadi 31 Juli 2026.
Sekolah Rakyat di Jepara merupakan program Kementerian Sosial yang menyediakan pendidikan berasrama gratis dari jenjang SD hingga SMA. Seluruh biaya hidup dan belajar siswa ditanggung negara selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.