Pencarian

Ken Griffin Koleksi Kekayaan Rp943 Triliun dari Hedge Fund Citadel, Ini Sumbernya

Minggu, 30 Agustus 2026 • 19:38:01 WIB
Ken Griffin Koleksi Kekayaan Rp943 Triliun dari Hedge Fund Citadel, Ini Sumbernya
Ken Griffin, pendiri Citadel, memenangkan lelang cetakan asli Konstitusi Amerika Serikat di Sotheby's dengan tawaran US$43,2 juta.

JAWA TENGAH — Pria kelahiran Florida 1968 ini membangun Citadel pada 1990 dengan modal awal US$4,6 juta atau sekitar Rp81,68 miliar. Kini, perusahaannya menjadi salah satu institusi paling berpengaruh di pasar modal global, dengan pendekatan investasi yang mengandalkan algoritma dan data ketimbang intuisi semata.

Dari Antena Parabola di Asrama Harvard hingga Black Monday 1987

Griffin memulai kariernya sejak usia 19 tahun saat masih berkuliah di Harvard. Ia nekat membujuk pihak kampus untuk memasang antena parabola di atap asrama demi mendapatkan kuotasi harga obligasi secara real-time via satelit.

Upaya itu membuahkan hasil manis. Dari kamar asramanya, Griffin mencetak keuntungan besar pertamanya saat pasar saham runtuh pada tragedi Black Monday 1987. Pengalaman ini menjadi fondasi keyakinannya bahwa teknologi bisa mengalahkan naluri manusia dalam membaca pasar.

Strategi Kuantitatif yang Membuat Citadel Bertahan dari Krisis 2008

Ketika Wall Street di era 90-an masih mengandalkan koneksi telepon dan firasat, Griffin justru merekrut para ahli matematika, fisikawan, dan ilmuwan komputer untuk membangun algoritma super cepat. Sistem ini dirancang mendeteksi ketidakefisienan harga sebelum pelaku pasar lain menyadarinya.

Strategi itu teruji saat krisis finansial 2008 mengguncang pasar keuangan global. Citadel berhasil bangkit dan menjadi salah satu institusi dengan kinerja paling konsisten di dunia finansial. Griffin dikenal memiliki kemampuan tetap tenang di tengah badai ekonomi dan mengalkulasi risiko dengan presisi tinggi.

Mengalahkan Komunitas Kripto di Lelang Sotheby's

Pada 2021, Griffin terlibat persaingan sengit dengan Constitution DAO, kelompok desentralisasi kripto yang menggalang dana kolektif hampir US$40 juta dari ribuan orang. Keduanya berebut cetakan asli Konstitusi Amerika Serikat tahun 1787 di rumah lelang Sotheby's.

Di menit-menit akhir, Griffin keluar sebagai pemenang dengan tawaran US$43,2 juta atau setara Rp767,1 miliar. Uniknya, dokumen bersejarah itu tidak disimpan di brankas pribadi, melainkan dipinjamkan ke museum publik agar bisa dinikmati masyarakat luas secara gratis.

Loyal ke Karyawan dan Kolektor Properti Termahal

Setelah sukses, Griffin dikenal sebagai pemimpin yang loyal terhadap karyawannya. Ia pernah menyewa seluruh area Walt Disney World di Florida, lengkap dengan tiket pesawat, hotel, dan pertunjukkan, untuk menghibur ribuan karyawan Citadel sebagai perayaan rekor keuntungan perusahaan.

Di sisi lain, Griffin juga kolektor properti mahal di Amerika Serikat. Ia memecahkan rekor sebagai pembeli rumah termahal di Negeri Paman Sam saat membeli penthouse di New York City seharga US$238 juta atau setara Rp4,23 triliun.

Kekayaan dan pengaruh Griffin yang bertahan lebih dari tiga dekade menjadikannya sosok paling berpengaruh di industri keuangan abad ke-21. Perjalanannya membuktikan bahwa kombinasi teknologi, ketepatan membaca risiko, dan konsistensi strategi bisa mengalahkan pendekatan konvensional di pasar modal.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks