Pencarian

Harga Emas Pegadaian Naik Rp 5.000, Galeri24 dan UBS Tembus Rp 2,5 Juta

Sabtu, 12 September 2026 • 13:05:31 WIB
Harga Emas Pegadaian Naik Rp 5.000, Galeri24 dan UBS Tembus Rp 2,5 Juta
Harga emas Galeri24 di Pegadaian naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.555.000 per gram.

JAWA TENGAH — Paragraf pembuka: Tiga produk logam mulia di Pegadaian bergerak serentak ke zona hijau. Mengutip laman Pegadaian yang dipantau pukul 12.43 WIB, emas Galeri24 naik dari Rp 2.550.000 menjadi Rp 2.555.000 per gram. Antam ikut menguat dari Rp 2.639.000 ke Rp 2.644.000 per gram, sedangkan UBS bertahan di posisi Rp 2.579.000 per gram setelah sebelumnya juga naik Rp 5.000.

Pegadaian mengingatkan harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar. Bagi calon pembeli, selisih Rp 5.000 per gram mungkin terdengar kecil, tetapi bagi yang menabung emas dalam ukuran besar, akumulasi kenaikannya cukup terasa.

Rincian Harga per Ukuran: Galeri24, Antam, dan UBS

Dari sisi pilihan ukuran, Galeri24 menawarkan pecahan paling luas — mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Antam tersedia dari 0,5 gram sampai 100 gram, sementara UBS mencakup 0,5 gram hingga 500 gram. Berikut rincian harga masing-masing merek berdasarkan data Pegadaian:

Galeri24:

  • 0,5 gram: Rp 1.340.000
  • 1 gram: Rp 2.555.000
  • 2 gram: Rp 5.046.000
  • 5 gram: Rp 12.524.000
  • 10 gram: Rp 24.981.000
  • 25 gram: Rp 62.117.000
  • 50 gram: Rp 124.137.000
  • 100 gram: Rp 248.151.000
  • 250 gram: Rp 618.853.000
  • 500 gram: Rp 1.237.704.000
  • 1.000 gram: Rp 2.475.407.000

Antam:

  • 0,5 gram: Rp 1.373.000
  • 1 gram: Rp 2.644.000
  • 2 gram: Rp 5.226.000
  • 3 gram: Rp 7.813.000
  • 5 gram: Rp 12.987.000
  • 10 gram: Rp 25.919.000
  • 25 gram: Rp 64.658.000
  • 50 gram: Rp 129.256.000
  • 100 gram: Rp 258.432.000

UBS:

  • 0,5 gram: Rp 1.394.000
  • 1 gram: Rp 2.579.000
  • 2 gram: Rp 5.118.000
  • 5 gram: Rp 12.647.000
  • 10 gram: Rp 25.160.000
  • 25 gram: Rp 62.777.000
  • 50 gram: Rp 125.296.000
  • 100 gram: Rp 250.493.000
  • 250 gram: Rp 626.048.000
  • 500 gram: Rp 1.250.627.000

Emas Dunia Bangkit, The Fed Jadi Penentu

Kenaikan harga di Pegadaian tidak lepas dari pergerakan emas global. Harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 4.363,01 per ons pada Jumat (11/9/2026), meski sepanjang pekan masih turun sekitar 1,5%. Harga emas berjangka AS ditutup hampir tak berubah di US$ 4.408,90 per ons.

Data inflasi Amerika Serikat menjadi pemicu utama. Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,4% pada Agustus, setelah bulan sebelumnya hanya naik 0,1%. Angka ini memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan pekan depan.

"Emas pulih dengan cepat setelah sempat turun sesaat, karena data CPI tampaknya memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pekan depan. Volatilitas cenderung mereda karena pasar sudah memperhitungkan kemungkinan kenaikan sebesar 70%," ujar pedagang logam independen, Tai Wong.

"Pergerakan harga saat ini mengindikasikan bahwa emas sedang menemukan titik dasar jangka pendek setelah penurunan baru-baru ini," tambahnya.

Tekanan dari Suku Bunga dan Permintaan India

Pelaku pasar kini memperhitungkan peluang 87% kenaikan suku bunga The Fed pekan depan, naik dari 67% sebelum data inflasi dirilis, menurut CME FedWatch Tool. Suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil.

Harga minyak yang turun namun masih di jalur kenaikan mingguan turut memicu kekhawatiran inflasi. Dari sisi permintaan fisik, pembeli di India cenderung menahan diri akibat fluktuasi harga, sementara minat investasi di China — konsumen emas terbesar dunia — tetap kuat.

Penutup: Bagi nasabah Pegadaian, kenaikan hari ini menegaskan emas masih jadi instrumen yang sensitif terhadap sentimen global, terutama arah suku bunga The Fed. Memantau harga sebelum bertransaksi menjadi langkah wajib, mengingat Pegadaian menetapkan harga secara harian dan bisa berubah kapan saja.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks