BOYOLALI — Peristiwa kematian tragis mengguncang warga Ngemplak, Boyolali, setelah seorang ibu rumah tangga ditemukan tak bernyawa di kediamannya. Korban diduga meninggal setelah mengonsumsi makanan kiriman berupa menu sate ayam.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah kejanggalan pada tubuh korban. Sisa muntahan makanan masih menempel di pakaian korban, sementara mulutnya mengeluarkan busa.
Selain itu, perubahan warna membiru tampak jelas di area mulut dan telinga. Ciri-ciri ini kerap dikaitkan dengan kasus keracunan akut atau paparan zat berbahaya tertentu.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban sempat menerima kiriman sate ayam dari seseorang yang masih dalam penelusuran. Beberapa jam setelah menyantap makanan tersebut, korban mengeluh pusing dan mual hebat.
Sayangnya, pertolongan medis tak bisa menyelamatkan nyawa korban. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian serta asal-usul makanan yang diduga menjadi pemicu.
Kapolsek setempat membenarkan adanya laporan kematian tak wajar ini. Pihaknya langsung menurunkan tim identifikasi untuk mengumpulkan barang bukti, termasuk sampel makanan dan muntahan korban.
"Kami masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab kematian. Semua kemungkinan masih terbuka, termasuk dugaan keracunan makanan," ujar Kapolsek Ngemplak.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan tengah melacak pengirim makanan sate ayam yang diterima korban sebelum meninggal.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada terhadap makanan kiriman dari pihak yang tidak dikenal. Gejala seperti mual, pusing, dan muntah mendadak setelah mengonsumsi makanan tertentu patut diwaspadai sebagai tanda awal keracunan.
Masyarakat diimbau segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala serupa, serta melaporkan kejadian mencurigakan ke aparat setempat.