Pencarian

Polisi Selidiki Kematian Satu Keluarga saat Glamping di Posong Temanggung, Fotografer Keraton Yogya Jadi Korban

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:04:24 WIB
Polisi Selidiki Kematian Satu Keluarga saat Glamping di Posong Temanggung, Fotografer Keraton Yogya Jadi Korban

TEMANGGUNG — Peristiwa tragis menimpa satu keluarga yang tengah menikmati liburan glamping di kawasan wisata Posong, Temanggung. Mereka ditemukan tewas di dalam tenda pada Senin lalu, dan hingga kini polisi masih mendalami penyebab pasti kematian tersebut.

Bagas Amar Hakiki, Fotografer Keraton yang Aktif di Media Sosial

Salah satu korban yang menjadi perhatian publik adalah Bagas Amar Hakiki. Pria berusia 22 tahun itu merupakan mahasiswa aktif di UGM dan kerap membagikan hasil jepretannya di media sosial dengan latar budaya dan arsitektur Keraton Yogyakarta.

Kabar duka ini menyebar cepat setelah rekan-rekan sesama pegiat fotografi dan komunitas budaya di Yogyakarta mengunggah ucapan belasungkawa. Bagas dikenal sebagai pribadi yang ramah dan memiliki dedikasi tinggi dalam mendokumentasikan tradisi keraton.

Kronologi Penemuan: Tak Ada Tanda Kekerasan di Lokasi

Kapolres Temanggung AKBP Ary Sudrajat membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya menerima laporan dari pengelola lokasi glamping pada pagi hari setelah korban tak kunjung keluar dari tenda hingga siang.

"Saat ditemukan, seluruh korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau kerusakan pada tenda," ujar Ary dalam keterangan resmi. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

Kawasan Posong, Destinasi Glamping yang Kini Jadi Sorotan

Posong merupakan salah satu destinasi wisata alam di lereng Gunung Sumbing yang populer untuk kegiatan glamping. Suhu udara di kawasan ini bisa turun drastis pada malam hari, mencapai 12 derajat Celsius.

Namun, polisi belum bisa memastikan apakah faktor cuaca atau hal lain yang menjadi pemicu tragedi ini. Tim forensik dari Polda Jawa Tengah telah diterjunkan untuk membantu penyelidikan di lapangan.

Apa Langkah Polisi Selanjutnya?

Polres Temanggung berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik Polda Jateng untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sampel udara dan barang bukti lain yang ditemukan di dalam tenda. Hasil autopsi dijadwalkan keluar dalam pekan ini.

Pihak keluarga korban, termasuk keluarga Bagas yang berasal dari Yogyakarta, telah datang ke Temanggung untuk mengurus proses identifikasi dan pemulangan jenazah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Universitas Gadjah Mada maupun Keraton Yogyakarta.

Apakah Glamping di Posong Masih Aman Dikunjungi?

Pengelola lokasi glamping sementara waktu menutup akses bagi pengunjung baru hingga investigasi selesai. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi liar sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Bagikan
Sumber: radarsemarang.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks