SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi memastikan para peserta bisa langsung bekerja. Program ini menyasar warga dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas yang selama ini sulit menembus rekrutmen formal.
Pelatihan digelar di Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki yang berada di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah. Peserta dibekali keterampilan teknis produksi tekstil dan pembuatan sepatu sesuai standar industri.
Siapa yang Berhak Mendapatkan Pelatihan Ini?
Pemprov Jateng membuka kesempatan bagi warga miskin dan penyandang disabilitas di seluruh kabupaten/kota. Prioritas diberikan kepada mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap dan berasal dari keluarga penerima bantuan sosial.
Peserta tidak dipungut biaya. Selama pelatihan, mereka mendapat materi praktik langsung di bengkel kerja balai industri, bukan sekadar teori di kelas.
Apakah Peserta Langsung Ditempatkan Kerja?
Setelah lulus pelatihan, peserta tidak dibiarkan mencari kerja sendiri. Pemprov Jateng telah menggandeng sejumlah perusahaan mitra yang siap menyerap tenaga kerja lulusan balai ini.
Perusahaan mitra bergerak di sektor tekstil dan alas kaki yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Tengah. Pemerintah daerah memastikan proses penyaluran kerja difasilitasi, termasuk pendampingan administrasi dan pengenalan lingkungan kerja.
Mengapa Program Ini Penting bagi Warga Jateng?
Angka pengangguran di kalangan penyandang disabilitas dan warga miskin masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Banyak perusahaan enggan merekrut karena keterbatasan keterampilan teknis yang dimiliki calon pekerja.
Dengan pelatihan yang terstandar industri, peserta diharapkan memiliki daya saing setara dengan pekerja pada umumnya. Pemprov Jateng menargetkan program ini bisa memperluas akses lapangan kerja formal bagi kelompok yang selama ini terpinggirkan.
Pelatihan Ini Gratis, Bagaimana Cara Mendaftar?
Pendaftaran dilakukan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan di masing-masing kabupaten/kota. Calon peserta harus melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau desa, serta dokumen kependudukan lainnya.
Pemprov Jateng membuka pendaftaran secara berkala. Informasi jadwal dan kuota bisa diakses melalui kantor dinas setempat atau media sosial resmi Pemprov Jateng.
Berapa Lama Masa Pelatihan?
Program pelatihan berlangsung selama beberapa pekan tergantung jenis keterampilan yang diambil. Peserta mendapat sertifikat kelulusan yang diakui oleh perusahaan mitra sebagai bukti kompetensi.
Pemerintah provinsi juga memantau perkembangan peserta setelah bekerja, termasuk mengevaluasi apakah keterampilan yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan industri.