JAWA TENGAH — Kejuaraan Asia Tenggara U19 2026 akan berlangsung di Indonesia pada 1–14 Juni 2026. Turnamen ini mempertemukan tim-tim muda terkuat di kawasan Asia Tenggara untuk memperebutkan gelar juara.
Grup A: Vietnam Satu Grup dengan Tuan Rumah Indonesia
Berdasarkan hasil undian, Vietnam U19 berada di Grup A bersama tuan rumah Indonesia, Myanmar, dan Timor Leste. Grup ini dinilai cukup berat bagi tim asuhan pelatih Yutaka Ikeuchi, terutama karena harus menghadapi Indonesia yang bermain di kandang sendiri dengan dukungan puluhan ribu suporter.
Format turnamen menetapkan bahwa tiga tim teratas dari setiap grup, plus satu tim peringkat kedua dengan performa terbaik, berhak melaju ke semifinal. Semifinal dijadwalkan pada 11 Juni, sedangkan pertandingan perebutan tempat ketiga dan final digelar pada 13 Juni 2026.
Jadwal Pertandingan: Laga Pembuka Lawan Timor Leste
Vietnam U19 akan memulai perjuangan mereka dengan menghadapi Timor Leste U19 pada 1 Juni 2026 pukul 16.00 WIB di Stadion Utama Sumatera Utara. Pertandingan ini dianggap sebagai momentum penting bagi skuad muda Vietnam untuk membangun kepercayaan diri sebelum melakoni laga-laga selanjutnya.
Laga kedua melawan Myanmar U19 akan berlangsung pada 4 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Myanmar dikenal memiliki gaya bermain fisik dan semangat juang tinggi, yang diprediksi bakal menguji ketangguhan lini pertahanan Vietnam.
Pertandingan Penentu: Vietnam vs Indonesia pada 7 Juni
Puncak fase grup adalah duel antara Vietnam U19 dan tuan rumah Indonesia U19 pada 7 Juni 2026 pukul 20.00 WIB. Laga ini diperkirakan akan menjadi penentu posisi puncak klasemen Grup A sekaligus tiket ke semifinal. Dengan keunggulan bermain di kandang, Indonesia diprediksi akan tampil agresif dan memberikan tekanan besar kepada tim tamu.
Persiapan Vietnam: Pemusatan Latihan di Jepang dan Adaptasi Cuaca
Untuk menghadapi turnamen, tim U19 Vietnam telah menjalani persiapan intensif. Mereka menyelesaikan pemusatan latihan selama 10 hari di Jepang pada 14–24 Mei 2026. Selama di Jepang, para pemain muda Vietnam memainkan empat pertandingan persahabatan untuk mengasah keterampilan dan menyempurnakan gaya bermain di bawah arahan staf pelatih.
Setelah kembali ke Vietnam, seluruh tim melanjutkan latihan di Pusat Pelatihan Sepak Bola Remaja Vietnam dalam kondisi cuaca panas. Langkah ini diambil untuk membiasakan pemain dengan iklim Indonesia yang cenderung panas dan lembap. Staf pelatih berharap persiapan menyeluruh ini mampu membawa para pemain mencapai kondisi fisik optimal sebelum turnamen dimulai.