JAWA TENGAH — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi melakukan serah terima kepengurusan dan pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Gereja Paulus, Jakarta, Sabtu (30/5). Acara ini menandai dimulainya masa bakti organisasi untuk periode 2026-2031.
Optimisme Menuju Negara Maju Berlandaskan Tiga Modal Dasar
Tito menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah dan menjadi negara maju pada 2045. Keyakinan itu, menurutnya, bukan sekadar slogan tanpa data.
"Saya termasuk posisi yang confident bahwa itu bisa terjadi," ujar Tito dalam pernyataan yang dikutip pada Minggu (31/5).
Ia merinci, hanya sedikit negara di dunia yang memiliki kombinasi tiga keunggulan sekaligus: kekayaan sumber daya alam melimpah, jumlah penduduk besar yang menjadi pasar sekaligus tenaga kerja, serta wilayah geografis yang luas dan berada di jalur perdagangan internasional. Indonesia, kata Tito, adalah salah satu dari segelintir negara itu.
Kualitas Gagasan Dinilai Lebih Berharga dari Kuantitas Anggota
Namun, Mendagri menegaskan bahwa seluruh potensi alam dan demografi tidak akan berarti tanpa sumber daya manusia yang unggul. Di sinilah ia melihat peran krusial PIKI sebagai wadah para intelektual.
"Inilah tugas para pemikir, tugas para cendekiawan, tugas para inteligensia," katanya.
Menurut Tito, kontribusi kelompok intelektual tidak diukur dari jumlah anggota, melainkan dari kualitas pemikiran dan pengaruh yang dihasilkan. Ia mencontohkan sejumlah negara dengan populasi kecil namun memiliki pengaruh besar di kancah global karena kualitas sumber daya manusianya. "Jadi, kita harapkan dengan kemampuan inteligensia, PIKI akan memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia," tambahnya.
Menteri Agama hingga Ara Hadir dalam Prosesi Pelantikan
Prosesi pelantikan turut dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP PIKI masa bakti 2026-2031. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari serta sejumlah pejabat terkait lainnya juga hadir dalam kesempatan tersebut.