Pencarian

Gubernur Jateng Targetkan Dry Port KITB Batang Rampung dalam Dua Tahun, 70 Persen Kontainer Masih Kirim via Jakarta-Surabaya

Minggu, 16 Agustus 2026 • 19:20:32 WIB
Gubernur Jateng Targetkan Dry Port KITB Batang Rampung dalam Dua Tahun, 70 Persen Kontainer Masih Kirim via Jakarta-Surabaya
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menargetkan pembangunan dry port di KITB Batang rampung dalam dua tahun ke depan.

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan pembangunan dry port di KITB Batang memasuki babak baru. Setelah penandatanganan nota kesepahaman, proses kini berlanjut ke tahap studi kelayakan dan pemilihan konsultan perencana.

“Prinsipnya, dua tahun ke depan dry port harus jadi,” kata Ahmad Luthfi di Semarang, Sabtu.

Studi Banding ke Cikarang Dry Port

Untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai kebutuhan industri, orang nomor satu di Jateng itu memboyong sejumlah pengelola kawasan industri, BUMD, dan dinas terkait melakukan studi komparatif ke Cikarang Dry Port, Kabupaten Bekasi. Kunjungan ini bertujuan mempelajari efektivitas dry port dalam mendukung pergerakan logistik di kawasan industri.

Direktur Cikarang Dry Port, Noor Yusuf, menyebut pelabuhan daratnya sudah beroperasi sejak 2010 dan melayani sekitar 500 perusahaan untuk kegiatan ekspor-impor. Cakupan layanannya menjangkau wilayah Tangerang, Cikampek, hingga Bandung.

“Konsep dry port ini memiliki fasilitas lebih luas, termasuk storage,” ujarnya.

Beban Logistik Jateng: 70 Persen Kontainer Keluar Provinsi

Urgensi pembangunan dry port ini tak lepas dari fakta pahit yang dihadapi para pelaku industri di Jawa Tengah. Ahmad Luthfi mengungkapkan, saat ini sekitar 70 persen pengiriman kontainer dari Jateng masih harus melalui pelabuhan di Jakarta dan Surabaya.

Kondisi tersebut otomatis menambah biaya transportasi dan waktu tempuh. Dengan adanya dry port di dalam kawasan industri, proses bongkar muat dan kepabeanan bisa dilakukan lebih dekat dengan lokasi pabrik, sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien.

Dua Lokasi Disiapkan, Weleri Kendal Jadi Cadangan

Pemprov Jateng tidak hanya menyiapkan satu titik. Saat ini sudah ada dua lokasi dengan luas masing-masing sekitar 50 hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan pelabuhan darat, yakni di KITB Batang dan Weleri, Kabupaten Kendal.

Meski begitu, fokus pengerjaan saat ini tertuju pada KITB. “Yang sudah kita kerjakan sekarang di KITB, sudah MoU, tapi juga nunggu perkembangan situasi,” jelas Ahmad Luthfi.

Kehadiran dry port di Batang diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan kapasitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang selama ini menjadi andalan utama jalur distribusi di Jawa Tengah.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jateng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks