Pencarian

Ketum The Jakmania Minta Maaf soal Insiden Bus Persib U-18, Berharap Persija Tetap Fokus

Jumat, 16 Oktober 2026 • 18:05:31 WIB
Ketum The Jakmania Minta Maaf soal Insiden Bus Persib U-18, Berharap Persija Tetap Fokus
Ketum The Jakmania, Aditya Putra, menyampaikan permintaan maaf terkait insiden penyerangan bus Persib U-18.

JAWA TENGAH — Ketua Umum The Jakmania, Aditya Putra, menyampaikan permohonan maaf kepada Persija Jakarta menyusul insiden penyerangan bus Persib U-18 oleh oknum suporter. Ia berharap kejadian tersebut tidak mengganggu konsentrasi pemain, pelatih, dan staf Macan Kemayoran dalam persiapan menghadapi BRI Super League. Permintaan maaf itu disampaikan langsung di Sekretariat The Jakmania, Kamis (15/10/2026).

Aditya Putra menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam menghadapi ulah oknum yang mencoreng nama The Jakmania. Evaluasi dan introspeksi internal akan dijalankan untuk memastikan insiden serupa tidak terulang.

Evaluasi Internal Jadi Langkah Pertama The Jakmania

Dalam keterangannya, Aditya menyebut insiden penyerangan bus Persib U-18 sebagai pukulan bagi citra suporter. Ia memastikan The Jakmania akan membenahi mekanisme pengawasan di setiap agenda, terutama saat bersinggungan dengan tim tamu.

Permintaan maaf ini juga ditujukan langsung kepada manajemen Persija Jakarta. Aditya berharap hubungan baik antara klub dan suporter tetap terjaga meski kejadian di luar lapangan sempat memanas.

Fokus Persija di BRI Super League Tak Boleh Terganggu

Persija Jakarta tengah berada dalam momentum positif di BRI Super League. Tren tersebut menjadi alasan utama Aditya berharap insiden bus Persib U-18 tidak sampai merembet ke ruang ganti pemain.

Pelatih Shin Tae-yong sebelumnya sempat menyoroti sejumlah persoalan Persija, termasuk urusan venue dan kesiapan skuad. Namun hasil di lapangan justru berbicara lain. Persija mencatat kemenangan 4-0 atas PSIM, dengan Rizky Ridho dan Nadeo Argawinata ikut menyumbang kontribusi setelah kembali dari Timnas Indonesia.

  • Persija menang 4-0 atas PSIM di BRI Super League
  • Nadeo Argawinata menyebut Persija belum terkalahkan musim ini
  • Shin Tae-yong masih menggodok komposisi pemain asing untuk League Cup

Nadeo Argawinata dan Tren Tak Terkalahkan Macan Kemayoran

Kiper Nadeo Argawinata mengungkapkan rahasia di balik rekor tak terkalahkan Persija. Ia mengaku banyak belajar dari Emil Audero dan Maarten Paes, dua kiper yang berkompetisi di level internasional.

Kombinasi pengalaman itu membuat Nadeo tampil lebih tenang di bawah mistar. Ia menyebut kebersamaan tim sebagai kunci utama konsistensi Persija sejauh ini.

Shin Tae-yong dan Tantangan Venue Jelang League Cup

Shin Tae-yong masih menyimpan pekerjaan rumah soal pemilihan tiga pemain asing untuk League Cup. Pelatih asal Korea Selatan itu belum menentukan siapa yang akan diandalkan di kompetisi tersebut.

Persoalan venue juga belum tuntas. Shin Tae-yong berkali-kali menyayangkan Persija yang harus terusir dari Jakarta, termasuk saat harus menghadapi Java United di Bali. Kondisi ini memaksa tim beradaptasi dengan lokasi latihan dan pertandingan yang berpindah-pindah.

Harapan Aditya Putra untuk Persija

Aditya Putra menutup keterangannya dengan harapan agar Persija tetap fokus dan melanjutkan tren positif. Ia menegaskan insiden bus Persib U-18 adalah tanggung jawab oknum, bukan representasi seluruh suporter Macan Kemayoran.

Permintaan maaf ini menjadi sinyal bahwa The Jakmania berupaya menjaga hubungan baik dengan klub maupun tim lawan. Persija sendiri dijadwalkan kembali berlaga di BRI Super League dengan modal kemenangan besar atas PSIM.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: enamplus.liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks