Pencarian

Pertamina Patra Niaga Operasikan Dua Kapal Raksasa Pengangkut LPG, Pasok 80.000 Ton ke Jawa hingga Nusa Tenggara

Sabtu, 16 Mei 2026 • 14:50:01 WIB
Pertamina Patra Niaga Operasikan Dua Kapal Raksasa Pengangkut LPG, Pasok 80.000 Ton ke Jawa hingga Nusa Tenggara
Kapal PG1 dan PG2 milik Pertamina Patra Niaga siap mendistribusikan 80.000 ton LPG ke wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara.

JAWA TENGAH — Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, mengungkapkan PG1 dan PG2 merupakan kapal tipe semi-refrigerated LPG carrier. Kapal ini dirancang khusus dengan sistem tangki bertekanan dan pendingin (pressurized/semi-refrigerated cargo tank) agar LPG tetap dalam kondisi optimal selama perjalanan.

Setiap kapal memiliki kapasitas muat sekitar 80.000 metrik ton LPG, dengan bobot mati (deadweight tonnage/DWT) sekitar 50.000 ton dan panjang total (length overall/LOA) mencapai 225 meter. “PG1 dan PG2 memiliki peran strategis dalam memastikan pasokan LPG dapat terus menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Roberth dalam keterangan resmi, Jumat (15/5).

Sistem Keselamatan Berstandar Internasional

Mengingat LPG merupakan muatan berisiko tinggi, kedua kapal dibekali perlengkapan keselamatan modern. Mulai dari gas detection system, emergency shutdown system, hingga prosedur operasional ketat yang diawasi sepanjang pelayaran. “Di balik distribusi LPG yang digunakan setiap hari, terdapat operasional armada laut yang bekerja menjaga kontinuitas energi nasional,” tambah Roberth.

PG1 dan PG2 beroperasi sepanjang tahun tanpa henti. Keduanya menjadi penghubung utama rantai distribusi LPG dari terminal utama ke berbagai titik distribusi di wilayah timur Indonesia yang memiliki tingkat konsumsi tinggi.

Distribusi LPG Tepat Waktu untuk Rumah Tangga

Keberadaan armada ini memastikan pasokan LPG 3 kg dan 12 kg tetap tersedia di pasar, terutama saat permintaan melonjak. Pertamina Patra Niaga menargetkan tidak ada celah distribusi yang mengganggu kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil. “Kami memastikan distribusi LPG berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah,” tegas Roberth.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan geografis Indonesia. Dengan kapasitas angkut besar dan standar keselamatan tinggi, PG1 dan PG2 menjadi tulang punggung logistik LPG nasional.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks