SURAKARTA — I.League baru saja mengumumkan hasil penilaian infrastruktur stadion yang diajukan klub peserta Championship dalam proses Club Licensing Cycle 2026/27. Penilaian ini merupakan salah satu tahapan penting menjelang musim baru. Salah satu klub yang dinyatakan memenuhi standar adalah klub Liga 2 yang memutuskan untuk ber-homebase di Stadion Sriwedari.
Klub Liga 2 Mana yang Akan Bermarkas di Sriwedari?
Meski belum ada pengumuman resmi dari pihak klub, keputusan ini dipastikan akan mengubah peta persaingan sepak bola di Kota Solo. Stadion Sriwedari yang selama ini identik dengan Persis Solo, kini harus berbagi dengan klub lain. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan gairah kompetisi sepak bola lokal.
Apa Dampaknya bagi Persis Solo?
Kehadiran kompetitor sekota dipastikan akan mempengaruhi basis suporter dan pengelolaan stadion. Persis Solo yang saat ini berlaga di Liga 1 harus bersiap berbagi jadwal penggunaan Stadion Sriwedari. Manajemen Persis Solo belum memberikan tanggapan resmi terkait keputusan ini.
Proses Verifikasi Infrastruktur Stadion
Penilaian infrastruktur stadion merupakan bagian dari proses Club Licensing yang dilakukan oleh I.League. Tahapan ini mencakup pemeriksaan kapasitas tribun, kualitas rumput, ruang ganti pemain, hingga sistem keamanan. Stadion Sriwedari dinyatakan memenuhi standar yang ditetapkan untuk kompetisi Championship.
Bagaimana Nasip Suporter dan Warga Sekitar?
Keputusan ini tentu akan berdampak pada warga sekitar Stadion Sriwedari. Aktivitas pertandingan yang lebih padat berpotensi meningkatkan ekonomi lokal, namun juga perlu diantisipasi dari sisi ketertiban dan kemacetan. Pihak kepolisian setempat diharapkan dapat berkoordinasi dengan kedua klub untuk mengatur jadwal pertandingan.
Keputusan final terkait homebase klub ini akan diumumkan dalam waktu dekat setelah semua proses administrasi rampung. Masyarakat Solo pun menanti seperti apa rivalitas baru di kancah sepak bola kota mereka.