SRAGEN — Akses transportasi petani di wilayah Sragen kini menjadi lebih efisien setelah rampungnya pembangunan jalan cor beton sepanjang 1.100 meter. Proyek yang dikerjakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 ini menghubungkan area persawahan produktif dengan pemukiman warga.
Kasdim 0725/Sragen Mayor Cba Beni Yusdiantoro meninjau langsung kualitas infrastruktur tersebut dengan cara yang berbeda. Ia menjajal kekuatan jalan beton tersebut sambil melakukan joging pagi untuk memastikan hasil pengerjaan sesuai standar dan nyaman digunakan oleh masyarakat setempat.
Infrastruktur 1.100 Meter: Dari Jalur Pertanian Hingga Lintasan Lari
Pembangunan jalan ini menjadi prioritas karena sebelumnya medan di lokasi tersebut cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Permukaan jalan yang sudah halus dengan material cor beton kini memungkinkan kendaraan pengangkut hasil bumi melintas tanpa hambatan medan yang becek atau berlubang.
Selain fungsi utamanya sebagai jalur logistik pangan, lebar dan kemulusan jalan baru ini mengundang minat warga untuk beraktivitas fisik. Mayor Cba Beni Yusdiantoro menyebutkan bahwa fasilitas ini sekaligus menjadi ruang publik baru bagi masyarakat sekitar yang ingin menjaga kebugaran di lingkungan yang asri.
Bagaimana Kualitas Jalan Cor Hasil TMMD Reguler 128?
Kualitas beton yang diperiksa secara berkala menunjukkan ketahanan yang baik untuk menahan beban kendaraan angkut gabah maupun pupuk. Program TMMD kali ini memang difokuskan pada penguatan infrastruktur pedesaan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di sektor agraris yang menjadi tumpuan warga Sragen.
Pemerintah daerah berharap pemeliharaan jalan ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Rampungnya jalur sepanjang 1,1 kilometer ini menandai sinergi antara TNI dan pemerintah kabupaten dalam memeratakan pembangunan fisik hingga ke pelosok desa.