Pencarian

Jembatan Gantung Garuda di Suradadi Tegal Rampung 100 Persen, Akses Warga Gembongdadi Kian Mudah

Minggu, 10 Mei 2026 • 11:38:02 WIB
Jembatan Gantung Garuda di Suradadi Tegal Rampung 100 Persen, Akses Warga Gembongdadi Kian Mudah
Jembatan Gantung Garuda di Desa Gembongdadi telah rampung 100 persen dan siap digunakan.

SLAWI — Mobilitas warga di wilayah perdesaan Kabupaten Tegal kini mendapat sokongan infrastruktur baru. Jembatan Gantung Garuda yang membentang di Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi, telah selesai dikerjakan sepenuhnya dan kini memasuki tahap pengawasan akhir oleh tim markas besar TNI Angkatan Darat.

Kepastian rampungnya proyek ini dikonfirmasi saat Tim Verifikasi dari Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad) turun langsung ke lokasi pada Sabtu, 9 Mei 2026. Peninjauan lapangan tersebut bertujuan untuk memastikan kelaikan fisik bangunan sebelum diserahterimakan dan digunakan secara masif oleh masyarakat setempat.

Apresiasi Warga untuk Jembatan Perintis Garuda

Kehadiran jembatan ini disambut positif oleh pemerintah desa setempat. Kepala Desa Gembongdadi, Karyoto, menyatakan bahwa infrastruktur ini merupakan jawaban atas kebutuhan aksesibilitas yang selama ini dinantikan oleh warga untuk mempercepat aktivitas ekonomi dan sosial.

“Kami mewakili masyarakat Desa Gembongdadi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini. Kehadiran jembatan ini sangat membantu masyarakat karena dapat mempermudah akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkap Karyoto di sela-sela peninjauan.

Jembatan ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga yang sebelumnya harus memutar jauh atau menggunakan jalur alternatif yang kurang memadai. Dengan konstruksi jembatan gantung, kendaraan roda dua dan pejalan kaki kini memiliki jalur yang lebih aman dan efisien.

Itjenad Pastikan Kualitas Bangunan Sesuai Standar

Ketua Tim Verifikasi Itjenad, Kolonel Arm Ali Nabhan, menegaskan bahwa pengecekan fisik dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek administrasi hingga detail teknis di lapangan. Hal ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas proyek infrastruktur yang melibatkan personel TNI.

“Kegiatan verifikasi ini bertujuan untuk melihat secara langsung hasil pembangunan di lapangan agar seluruh proses pelaksanaannya berjalan optimal, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Kolonel Ali Nabhan yang didampingi oleh Letkol Inf Sanalim.

Tim verifikasi melakukan pengecekan pada kekuatan kabel baja, bantalan jembatan, hingga pengaman di sisi kanan dan kiri konstruksi. Pengawasan ketat ini menjadi standar wajib bagi setiap proyek fisik yang dikerjakan guna memastikan keamanan bagi pengguna jembatan dalam jangka panjang.

Dandim Tegal: Pembangunan Harus Tepat Sasaran

Dandim 0712/Tegal, Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, yang mendampingi rombongan verifikasi menjelaskan bahwa koordinasi antara tim pusat dan satuan wilayah sangat krusial. Menurutnya, Jembatan Gantung Garuda adalah bukti nyata sinergi pembangunan untuk kepentingan rakyat kecil.

“Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan Jembatan Gantung Garuda selesai dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aksesibilitas dan aktivitas warga di Desa Gembongdadi,” ujar Dandim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0712/Tegal Mayor Cpm Abdul Khamim beserta sejumlah perangkat desa. Setelah proses verifikasi ini selesai, jembatan diharapkan dapat segera diresmikan untuk mendukung konektivitas antardukuh di wilayah Suradadi yang selama ini terpisah oleh bentang alam.

Bagikan
Sumber: puskapik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks