PATI — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati memastikan ruas jalan Guyangan-Jetak di Kecamatan Wedarijaksa akan diperbaiki tahun ini. Anggaran Rp 1 miliar telah dialokasikan untuk menangani kerusakan yang sudah berlangsung lama.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, mengatakan jalan tersebut masuk dalam rencana rehabilitasi 2026. Namun, pelaksanaan masih menunggu arahan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
"Untuk jalan Guyangan – Jetak Kecamatan Wedarijaksa sudah termasuk direncana perbaikan jalan 2026 ini dengan alokasi anggaran Rp 1 miliar," ujarnya, Senin (11/5/2026).
Ruas Jalan Guyangan-Jetak Sudah Lama Rusak dan Membahayakan
Warga sekitar menyebut kondisi jalan ini sudah parah dalam waktu lama. Aspal mengelupas di beberapa titik dan lubang-lubang besar muncul, terutama setelah musim hujan.
Pengendara sepeda motor kerap mengurangi kecepatan drastis atau memutar arah mendadak untuk menghindari lubang. Situasi ini rawan kecelakaan, khususnya pada malam hari dengan penerangan minim.
Anggaran Rp 200 Miliar untuk Rehabilitasi Jalan dan Jembatan
Selain ruas Guyangan-Jetak, DPUTR Pati mencatat sejumlah ruas lain yang rusak dan belum diperbaiki. Hasto menyebutkan beberapa di antaranya: Guyangan-Runting, Juwana-Guyangan, Tlogowungu-Bapoh, Boloagung-Trimulyo, Prawoto batas Kudus, Tayu-Dukuhseti, serta Jenggolo-Pegandan.
Total anggaran rehabilitasi jalan dan jembatan di Kabupaten Pati pada 2026 mencapai sekitar Rp 200 miliar. Angka ini mencakup perbaikan di berbagai titik yang tersebar di wilayah kabupaten.
Warga Berharap Perbaikan Segera Dilakukan
Masyarakat pengguna jalan berharap eksekusi perbaikan tidak molor. Selama ini, keluhan kerusakan kerap disampaikan namun realisasinya lambat.
Dengan alokasi anggaran yang sudah ditetapkan, warga berharap ruas Guyangan-Jetak segera mulus dan aman dilalui. Akses jalan ini vital bagi aktivitas ekonomi harian mereka.