JAWA TENGAH — Korban berinisial SB (34) tengah beristirahat dan makan malam di dalam kabin alat berat jenis ekskavator. Sekitar pukul 23.00 WIB, saat ia membuka pintu kabin, seseorang yang belum dikenal langsung melepaskan tembakan.
Proyektil senapan angin mengenai kepala bagian kiri korban. SB pun menderita luka berat dan harus dilarikan ke RSUD Banyuasin untuk penanganan medis darurat.
Proyektil Masih Tertanam, Operasi Menanti
Dari hasil pemeriksaan awal rumah sakit, peluru masih bersarang di kepala korban. Tim medis menjadwalkan operasi pengangkatan proyektil untuk menyelamatkan nyawa dan meminimalkan risiko cedera permanen.
Kondisi korban hingga saat ini masih dalam pengawasan intensif. Pihak perusahaan, PT BCM, disebut telah berkoordinasi dengan aparat untuk memastikan biaya perawatan dan pemulihan korban berjalan optimal.
Polisi Bergerak, Perburuan Pelaku Dimulai
Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Bakar mengonfirmasi bahwa Satreskrim bersama Polsek Rantau Bayur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. "Kami telah memerintahkan Satreskrim bersama Polsek Rantau Bayur untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Seluruh saksi telah dimintai keterangan dan olah TKP terus dilakukan," ujar Abu Bakar, Rabu (8/7).
Polisi belum mengungkap motif di balik penembakan ini. Namun, aparat memperketat patroli di sekitar area operasional PT BCM untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Keamanan Operasi Tambang Jadi Sorotan
Peristiwa ini menyoroti kembali risiko keamanan yang dihadapi pekerja di wilayah tambang. Lokasi kejadian di Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, merupakan area operasi perusahaan tambang yang berbatasan langsung dengan permukiman warga.
Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih buron. Polres Banyuasin mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden ini untuk segera melapor ke aparat terdekat.