Pencarian

Pertamina Serahkan 45 Alat Tenun untuk Perajin Sade Usai Kebakaran

Minggu, 11 Oktober 2026 • 08:06:02 WIB
Pertamina Serahkan 45 Alat Tenun untuk Perajin Sade Usai Kebakaran
Perajin Desa Adat Sade menerima bantuan 45 alat tenun dari Pertamina di area Pertamina Mandalika International Circuit.

JAWA TENGAH — PT Pertamina (Persero) menyerahkan bantuan 45 alat tenun kepada perajin Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, untuk memulihkan usaha mereka pascakebakaran pada 22 Agustus 2026. Bantuan disertai pendampingan pelatihan agar para perajin bisa kembali berproduksi dan memperoleh penghasilan. Dukungan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina di kawasan Mandalika.

Kebakaran 22 Agustus 2026 menghanguskan rumah warga hingga bangunan penunjang ekonomi dan budaya Desa Adat Sade, termasuk toko seni, lumbung, dan Bale Baleq. Peristiwa itu memutus mata pencaharian warga yang selama ini bertumpu pada menenun, penjualan suvenir, dan jasa pemandu wisata. Bagi perajin tenun, hilangnya peralatan dan tempat usaha membuat mereka kehilangan sumber penghasilan keluarga.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan di panggung Festival, area Pertamina Mandalika International Circuit. Penyerahan itu dirangkai dengan pelaksanaan program TJSL Pertamina untuk pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan wisata.

Alat Tenun Jadi Langkah Awal Pemulihan Usaha

Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menyatakan bantuan diarahkan agar warga kembali produktif dan memulihkan pendapatan keluarga. Ketersediaan alat tenun disebut sebagai langkah awal untuk memulihkan kegiatan produksi.

“Melalui bantuan 45 alat tenun serta pendampingan pelatihan, kami berharap para perajin Desa Adat Sade dapat kembali bekerja dan menghasilkan karya. Tradisi tenun memiliki nilai penting bagi masyarakat, baik sebagai sumber penghidupan maupun sebagai warisan budaya yang perlu terus dijaga,” ujar Arya dalam keterangannya, Sabtu (10/10).

Pendampingan pelatihan disiapkan untuk membantu perajin mengembangkan keterampilan dan memperkuat kesiapan mereka menjalankan usaha. Kombinasi peralatan dan pelatihan dinilai lebih menjamin keberlanjutan produksi dibandingkan bantuan peralatan saja.

Tenun Sasak dan Napas Wisata Budaya Desa Sade

Desa Adat Sade dikenal sebagai destinasi wisata budaya masyarakat Sasak di Lombok. Kain tenun yang dihasilkan perajin menjadi identitas desa sekaligus produk lokal yang menarik wisatawan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sade, Thalib, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina bagi perajin yang terdampak musibah.

“Setelah musibah, salah satu kebutuhan warga adalah peralatan untuk kembali bekerja. Kami berterima kasih atas bantuan Pertamina karena alat tenun ini membantu para perajin memulai kembali kegiatan mereka. Harapan kami, warga dapat kembali menghasilkan kain, memperoleh penghasilan, dan menyambut wisatawan dengan karya khas Desa Sade,” ungkap Thalib.

Kembalinya aktivitas menenun diharapkan menggerakkan ekonomi desa, mulai dari produksi kain hingga penjualan produk kepada wisatawan. Pemulihan usaha perajin pun berjalan seiring upaya menghidupkan kembali wisata budaya Desa Adat Sade.

Mandalika dan Komitmen Pertamina di Sekitar Kawasan

Arya menambahkan, kehadiran Pertamina di Mandalika membawa semangat tumbuh bersama masyarakat dan memperluas manfaat perkembangan pariwisata bagi ekonomi lokal.

“Kami ingin masyarakat sekitar turut merasakan manfaat dari berkembangnya Mandalika. Melalui program TJSL, Pertamina mendukung penguatan potensi lokal agar warga memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Dukungan bagi perajin Desa Sade juga menjadi upaya menjaga tradisi tenun agar terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tambahnya.

Bagi Pertamina, penyaluran bantuan ini memperkuat posisi program TJSL sebagai instrumen pendampingan ekonomi warga di ring kawasan operasi, khususnya sekitar Pertamina Mandalika International Circuit. Bagi warga Sade, alat tenun itu menjadi titik mula memutar kembali roda produksi kain yang sempat terhenti.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks