Pencarian

Bupati Tegal Buka TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Kemantran, Anggaran Rp562,6 Juta Digelontorkan

Rabu, 14 Oktober 2026 • 10:31:01 WIB
Bupati Tegal Buka TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Kemantran, Anggaran Rp562,6 Juta Digelontorkan
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membuka TMMD Reguler ke-130 dan Sengkuyung Tahap IV di Desa Kemantran, Kecamatan Kramat.

KRAMAT — Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membuka langsung kegiatan TMMD Reguler ke-130 dan Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Kemantran, Kecamatan Kramat, Selasa (13/10/2026). Program kolaborasi TNI, pemda, dan masyarakat itu berjalan selama 30 hari hingga 11 November 2026.

Anggaran Rp562,6 juta digelontorkan untuk membiayai perbaikan infrastruktur jalan desa sepanjang ratusan meter. Selain pekerjaan fisik, TMMD juga menyertakan program penyuluhan non-fisik bagi warga setempat.

Rincian Anggaran dari Dua Sumber

Pembiayaan TMMD Sengkuyung Tahap IV ini ditanggung dua sumber. APBD Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan Rp182.602.000, sementara APBD Kabupaten Tegal menyalurkan Rp380.000.000.

Bupati meminta seluruh dana dikelola secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, pengelolaan yang bersih menjadi syarat mewujudkan visi Tegal Maju dan Tangguh.

Jalan Desa Jadi Urat Nadi Warga Kramat

Dalam sambutannya, Ischak menegaskan TMMD menjadi wadah nyata sinergi antar-lembaga dan masyarakat. Kerja sama itu dinilai mampu mempererat persaudaraan sekaligus meringankan beban pembangunan perdesaan.

"Di dalam TMMD ada kerja nyata membangun sarana desa, dan di dalamnya pula tumbuh semangat persatuan, kepedulian, serta kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan rakyat. Ketika prajurit dan warga bekerja berdampingan, pekerjaan yang berat terasa lebih ringan dan hasilnya terasa lebih berarti," ujar Ischak.

Ia menambahkan akses jalan memadai adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Peningkatan kualitas jalan akan mempermudah mobilitas dan menggerakkan roda perekonomian lokal.

"Bagi warga, jalan adalah urat nadi kehidupan. Lewat jalan yang baik, petani lebih mudah membawa hasil panen, pedagang lebih lancar mengantar dagangan, anak-anak lebih nyaman berangkat ke sekolah, dan layanan kesehatan maupun pertolongan darurat dapat tiba lebih cepat," tambahnya.

Mengapa TMMD Digelar di Kemantran

Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap IV sekaligus Danramil Kecamatan Kramat, Kapten Inf. Warmu, menjelaskan latar belakang program. Menurutnya, akses transportasi jalan di perdesaan yang terbatas menjadi hambatan utama aktivitas pertanian warga.

Perbaikan jalan desa diharapkan membuka kelancaran distribusi hasil panen maupun barang dagangan. Warga Kemantran pun bisa menjangkau layanan kesehatan dan sekolah dengan lebih cepat.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radartegal.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks