Pencarian

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta 609 Hasil Riset Jadi Dasar Kebijakan, Bukan Sekadar Laporan

Jumat, 16 Oktober 2026 • 10:32:02 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta 609 Hasil Riset Jadi Dasar Kebijakan, Bukan Sekadar Laporan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan sambutan pada puncak Gelar Karya Riset Pembangunan dan Menulis Berdampak 2026 di Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar puncak Gelar Karya Riset Pembangunan dan Menulis Berdampak 2026 di Gradhika Bhakti Praja, Semarang. Kegiatan itu menghasilkan 609 karya riset dan 263 naskah artikel yang terkumpul dari berbagai kalangan.

Dari total karya tersebut, sebanyak 51 policy brief atau ringkasan rekomendasi kebijakan dihasilkan. Rekomendasi itu menyentuh sejumlah persoalan strategis, mulai dari ketahanan pangan, lingkungan, pengembangan ekonomi dan UMKM, hingga kesehatan.

Riset Diminta Jadi Basis Terobosan Pembangunan Daerah

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan basis pembangunan di Jawa Tengah adalah riset. Menurut dia, hasil riset yang terkumpul akan dihimpun untuk menjadi terobosan kreatif pengembangan wilayah.

"Basis pembangunan di tempat kita adalah riset, sehingga hasil riset ini akan kita kumpulkan yang nantinya akan menjadi terobosan kreatif untuk pengembangan wilayah," kata Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis (15/10/2026).

Luthfi menilai tantangan utama bukan sekadar menghasilkan penelitian, melainkan memastikan temuannya bisa diterapkan. Pemerintah perlu menerjemahkan hasil riset menjadi kegiatan konkret yang manfaatnya dirasakan warga.

"Saya yakin penelitian dan riset tidak cukup pada saat takaran kita membaca konsep dan aplikasi. Yang paling bagus adalah bagaimana hasil riset yang sudah ditelurkan dalam lomba ini nanti harus bisa dijabarkan dalam kegiatan-kegiatan nyata, sehingga berdampak positif kepada program yang orientasinya adalah hasil yang bisa dinikmati masyarakat," ujarnya.

Riset Dinilai Bisa Mitigasi Dampak Negatif Program Lebih Awal

Hasil penelitian juga dinilai penting untuk membantu pemerintah mengidentifikasi potensi masalah sebelum sebuah program dijalankan. Dengan dukungan data dan kajian memadai, kebijakan diharapkan lebih tepat sasaran sekaligus mengurangi risiko dampak negatif.

"Adanya riset, minimal dapat memitigasi dampak negatif program lebih awal. Ini yang kami hargai dan apresiasi," kata Luthfi.

Ia mengingatkan hasil penelitian dan keahlian para peneliti jangan sampai hanya dimanfaatkan ketika pemerintah membutuhkan jawaban atas persoalan tertentu. Potensi tersebut perlu menjadi bagian dari proses pembangunan berkelanjutan.

Peneliti Diibaratkan Mutiara yang Siap Dipanggil Kapan Saja

Luthfi mengibaratkan para peneliti dan hasil riset sebagai mutiara yang tidak boleh terabaikan. Pemerintah daerah, menurut dia, perlu membuka ruang bagi peneliti untuk berkontribusi dalam pengembangan wilayah.

"Para peneliti merupakan mutiara yang sewaktu-waktu harus siap dipanggil oleh Provinsi Jawa Tengah dan provinsi lainnya dalam pengembangan wilayah," ujarnya.

Sebanyak 51 policy brief yang dihasilkan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu sumber masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan. Namun, manfaatnya akan sangat ditentukan oleh tindak lanjut atas rekomendasi yang disampaikan.

Pekerjaan berikutnya adalah mempertemukan temuan penelitian dengan kebutuhan nyata di lapangan. Riset tentang pangan perlu membantu menjawab persoalan ketahanan pangan, kajian ekonomi memberi masukan bagi penguatan UMKM, sedangkan penelitian kesehatan diharapkan berkontribusi terhadap perbaikan layanan masyarakat.

Dengan pendekatan itu, riset tidak hanya menjadi urusan peneliti atau kalangan akademisi. Hasilnya diharapkan menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: epurworejo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks