JEPARA — Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Ratib Zaini merinci penggunaan anggaran itu. Bantuan masuk lewat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.
Untuk SDN Kauman, dana Rp960,34 juta dipakai memperbaiki lima ruang kelas dan membangun ruang perpustakaan. Adapun SMPN 3 Jepara memakai Rp902,65 juta untuk rehabilitasi sejumlah ruang kelas.
Perpustakaan Baru hingga 11 Ruang Kelas Direhabilitasi
Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar menilai pelaksanaan revitalisasi di kedua sekolah berjalan baik. Di SDN Kauman, pekerjaan mencakup pembangunan satu ruang perpustakaan, perbaikan atap ruang kelas, fasad bangunan, serta halaman sekolah.
Di SMPN 3 Jepara, revitalisasi menjangkau 11 ruang kelas. Jumlah itu lebih banyak dari laporan awal yang menyebut hanya lima ruang kelas.
Menurut Hajar, perluasan terjadi karena masih ada alokasi dana yang bisa dimanfaatkan. "Semoga ini menjadi catatan baik bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga ke depan upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dapat semakin dimudahkan," ujarnya.
Kelengkapan Dapodik Jadi Kunci Usulan Bantuan
Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah Nugraheni Triastuti menyebut revitalisasi sebagai bentuk keseriusan pemerintah memenuhi sarana dan prasarana pendidikan yang layak. "Terima kasih Bapak Presiden atas kebijakannya. Semoga ini memotivasi kita semua," katanya.
Nugraheni mendorong sekolah yang membutuhkan bantuan segera melengkapi data pokok pendidikan (Dapodik). Kelengkapan data menjadi salah satu dasar bagi Disdikpora memetakan kebutuhan dan menentukan sekolah prioritas penerima bantuan.
Ia juga menekankan revitalisasi tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik. "Semoga program revitalisasi ini tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga membuat proses belajar mengajar menjadi lebih inovatif dan menyenangkan," ujarnya.
Kunjungan Wabup dan BBPMP ke Dua Lokasi
Kedua sekolah menjadi sasaran kunjungan Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar bersama Nugraheni Triastuti. Kunjungan dilakukan Jumat, 16 Oktober 2026, bersamaan dengan pengecekan hasil pekerjaan di lapangan.
Bagi SDN Kauman, ruang perpustakaan menjadi tambahan fasilitas yang sebelumnya tidak dimiliki. Sementara di SMPN 3 Jepara, penambahan cakupan dari lima menjadi 11 ruang kelas memperluas dampak perbaikan bagi kegiatan belajar siswa.