Pencarian

Wali Kota Solo Respati Tawarkan Kolaborasi Solo Wellness City 2030 di Forum Sister City Xi'an, Bidik Penerbangan Langsung

Minggu, 25 Oktober 2026 • 05:31:01 WIB
Wali Kota Solo Respati Tawarkan Kolaborasi Solo Wellness City 2030 di Forum Sister City Xi'an, Bidik Penerbangan Langsung
Wali Kota Solo Respati menyampaikan tawaran kolaborasi Solo Wellness City 2030 dalam forum Sister City di Xi'an.

SURAKARTA — Tawaran kolaborasi disampaikan Respati di hadapan mitra dari sejumlah negara dalam forum Sister City. Momentum itu dimanfaatkan Pemkot Solo untuk menjajaki kerja sama lintas sektor, dari kesehatan, pariwisata, budaya, hingga pengembangan ekonomi.

Respati menilai Solo dan Xi'an punya kesamaan sebagai kota dengan kekayaan sejarah dan budaya. Kesamaan itu dianggap modal untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan, terutama di sektor wisata kebugaran dan kesehatan.

Java Wellness Jadi Pintu Masuk Wisata Kebugaran Solo

Konsep Java Wellness menjadi pendekatan utama yang ditawarkan Solo. Tradisi dan budaya Jawa hendak dikembangkan menjadi pengalaman wisata yang memadukan kesehatan, relaksasi, dan pengenalan kearifan lokal.

"Kota Surakarta berkomitmen untuk menjadi wellness city pada tahun 2030. Kami mengusungnya dengan konsep Java Wellness yang mencakup akar budaya, penuaan yang sehat serta fokus pada pemberdayaan masyarakat," ujar Respati.

Menurut Respati, kekayaan budaya Solo berpotensi menghadirkan pengalaman wisata autentik yang berbeda dari destinasi lain. Potensi itu dibidik untuk menarik wisatawan mancanegara sekaligus memperkuat posisi Solo sebagai tujuan wisata kebugaran.

"Kota Solo berupaya menarik wisatawan untuk menikmati pengalaman kebugaran di Surakarta. Premium Wellness menjadi tujuan kami, yakni menyediakan layanan kebugaran yang tidak dapat ditemukan di tempat lain," ucapnya.

Pengembangan wisata kebugaran diharapkan memperluas pilihan wisata di Solo. Selain menikmati atraksi budaya dan sejarah, wisatawan nantinya punya alternatif kegiatan yang berorientasi pada relaksasi dan pemeliharaan kesehatan.

Jika dikembangkan berkelanjutan, sektor ini berpotensi membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, penyedia layanan kebugaran, industri kreatif, dan sektor pendukung pariwisata lainnya.

Integrasi Kebugaran Ala Jawa dengan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Dalam forum yang sama, Respati menawarkan penjajakan kolaborasi antara konsep kebugaran tradisional Jawa dan Traditional Chinese Medicine (TCM). Kerja sama kedua kota diarahkan pada pengembangan layanan kesehatan dan kebugaran yang memanfaatkan potensi tradisi masing-masing.

"Untuk sektor kerja sama prioritas di bidang kesehatan dan kebugaran, kami berencana mengintegrasikan Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM) dengan konsep kebugaran ala Jawa melalui usaha patungan klinis," tuturnya.

Pemkot Solo merencanakan pembentukan kelompok kerja bersama, pelaksanaan proyek percontohan integrasi kebugaran Jawa dengan TCM, serta penyelenggaraan business matching secara berkala.

"Kami akan segera meluncurkan proyek percontohan kesehatan ala Jawa dengan TCM," papar Respati.

Rencana itu masih memerlukan pembahasan teknis bersama mitra, termasuk penentuan bentuk kolaborasi, kesiapan fasilitas, dan pemenuhan ketentuan di bidang kesehatan.

Penerbangan Langsung Xi'an–Solo dan Peluang UMKM

Selain sektor kesehatan, Pemkot Solo berupaya membuka peluang penerbangan langsung yang menghubungkan Xi'an dan Surakarta. Konektivitas udara dinilai berpotensi mempermudah mobilitas wisatawan, pelaku usaha, dan peserta program pertukaran antarkota.

Jika terealisasi, penerbangan langsung itu diharapkan memperkuat hubungan pariwisata dan perdagangan kedua kota. Bagi Solo, peningkatan konektivitas menjadi salah satu faktor pendukung untuk memperluas pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari China.

Kerja sama tersebut juga diharapkan membuka peluang pemasaran produk UMKM Solo ke pasar lebih luas, sekaligus memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia.

Pemkot Solo berharap kemitraan dengan Xi'an tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi berkembang menjadi program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pengembangan Solo Wellness City 2030 menjadi salah satu agenda yang ingin didorong melalui kolaborasi internasional, dengan kekayaan budaya Jawa sebagai pembeda sekaligus potensi ekonomi baru bagi Surakarta.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mettanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks