Pencarian

Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Usai Tenggelam di Nomor 3 Km Porprov Jateng 2026

Senin, 26 Oktober 2026 • 08:02:01 WIB
Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Usai Tenggelam di Nomor 3 Km Porprov Jateng 2026
Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia meninggal dunia usai tenggelam di nomor 3 km Porprov Jateng 2026.

SEMARANG — Syabilla sempat dilaporkan mengalami masalah di perairan lokasi pertandingan sebelum tim penyelamat mendekatinya. Saat itu posisinya sekitar 200 meter dari garis finis dan ia terlihat melambaikan tangan.

Tim rescue yang mendekat menawarkan bantuan agar Syabilla menghentikan perlombaan. Atlet berusia 22 tahun itu memilih melanjutkan. Ketika tim penyelamat kembali mendekat dan menawarkan bantuan kedua kalinya, Syabilla tetap menolak mengakhiri perlombaan lebih awal.

Menjelang garis akhir, kondisinya diduga mencapai batas kemampuan hingga akhirnya tenggelam. Tim penyelamat mengevakuasinya ke darat untuk mendapat pertolongan pertama, lalu membawanya ke Rumah Sakit Keluarga Sehat.

Gagal Napas dan Dinyatakan Meninggal Dunia

Berdasarkan pemeriksaan awal, Syabilla mengalami gagal napas dan dinyatakan meninggal dunia. Kabar duka itu disampaikan Ketua KONI Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko dalam keterangan kepada wartawan.

"Menjelang garis akhir, Syabilla diduga mencapai batas kemampuannya sehingga tenggelam. Lalu dijemput oleh tim rescue untuk dibawa ke darat dan diberikan pertolongan pertama," kata Sujarwanto.

Kepergian Syabilla menjadi pukulan berat bagi kontingen Jepara. Sebelum insiden, ia sempat memimpin perlombaan nomor selam laut dan telah menyumbang dua medali emas dari nomor selam kolam pada Porprov XVII 2026.

"Syabilla memang atlet yang berprestasi. Sebelumnya dia bertanding dalam nomor selam kolam dan berhasil menyabet dua medali emas. Pagi tadi mengikuti nomor selam laut dan sempat memimpin," ujar Sujarwanto.

Gubernur Jateng Ajak Hadirin Doakan Almarhumah

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan belasungkawa mendalam. Dalam pembukaan Porprov XVII di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Minggu malam, ia mengajak seluruh hadirin mendoakan Syabilla.

"Hari ini saya secara pribadi maupun sebagai Gubernur Jawa Tengah merasa kehilangan atas kepergian ananda Syabilla yang mendahului kita. Seluruh yang hadir pada malam hari ini kita doakan almarhumah secara bersama-sama," kata Ahmad Luthfi.

Gubernur berharap almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan. "Kita doakan almarhumah semoga husnul khatimah dan keluarga ditabahkan," ujarnya.

Dua Atlet Lain Juga Alami Masalah di Perairan

KONI Jawa Tengah menyatakan telah mengevaluasi pelaksanaan pertandingan selam laut menyusul insiden tersebut. Selain Syabilla, dua atlet lain dilaporkan mengalami masalah saat mengikuti perlombaan yang sama.

KONI meminta tim penyelamat bertindak lebih cepat ketika atlet menunjukkan tanda-tanda menyerah atau membutuhkan pertolongan. Penanganan dinilai tidak boleh menunggu kondisi atlet memburuk.

"Ke depan, tim rescue sudah kami minta apabila ada atlet yang menyatakan menyerah pada kesempatan pertama, langsung diambil tindakan. Keselamatan nomor satu," kata Sujarwanto.

Tenaga Medis hingga Kapal Bakal Ditambah

Selain memperkuat respons tim penyelamat, KONI berencana menambah dukungan pengamanan untuk nomor pertandingan lainnya. Dukungan itu meliputi tenaga medis, ambulans, tim penyelamat, hingga kapal untuk pengawasan dan evakuasi.

Prosedur pemeriksaan kondisi atlet sebelum bertanding juga akan diperkuat. Sebelum nomor selam laut digelar, kesiapan teknis dan aspek keselamatan telah dipersiapkan, dan para atlet telah menyerahkan surat keterangan kesehatan dari dokter.

Meski berbagai persiapan sudah dilakukan, insiden yang merenggut nyawa Syabilla menjadi pengingat bagi penyelenggara untuk terus mengevaluasi standar keselamatan pertandingan.

Follow pantaujateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mettanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks