Pencarian

Taj Yasin Ajak Jatma Aswaja Sinergi Kelola Ribuan Hektare Lahan di Jateng

Minggu, 03 Mei 2026 • 21:44:40 WIB
Taj Yasin Ajak Jatma Aswaja Sinergi Kelola Ribuan Hektare Lahan di Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen hadiri pelantikan pengurus Jatma Aswaja di Batang.

BATANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen memperkuat sinergi dengan Jamiyyah Thariqah Mu’tabarah Ahlussunnah Wal Jama’ah (Jatma Aswaja) dalam pembangunan daerah. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan keberadaan tarekat ini menjadi benteng penting bagi ketahanan bangsa dan agama.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yasin saat menghadiri pelantikan pengurus Jatma Aswaja se-Jawa dan DIY di Pondok Pesantren Darul Ulum, Tragung, Kabupaten Batang, Minggu (3/5/2026). Ia berharap agenda organisasi dapat terintegrasi dengan program kerja pemerintah provinsi agar dampak sosialnya lebih merata.

Taj Yasin Minta Jatma Aswaja Libatkan Pemerintah Provinsi

Gus Yasin menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara ulama dan umara dalam setiap kegiatan organisasi. Menurutnya, garis perjuangan Jatma Aswaja yang didirikan oleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya memiliki resonansi kuat terhadap stabilitas di Jawa Tengah.

“Sehingga kami di pemerintah Provinsi Jawa Tengah mohon kalau acara-acara Jatma diikutsertakan,” pinta Gus Yasin di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Langkah ini diambil agar kebijakan pemerintah dapat selaras dengan nilai-nilai tarekat yang mengedepankan kebersihan hati dan kejernihan berpikir. Sinergi ini juga diharapkan mampu meredam potensi konflik sosial melalui pendekatan keagamaan yang inklusif.

Pesan Habib Luthfi Jaga Lisan dan Kebersihan Hati

Maulana Habib Luthfi bin Yahya memberikan apresiasi atas kehadiran Taj Yasin yang merupakan putra sahabat karibnya, almarhum KH Maimoen Zubair. Ia meminta seluruh jamaah tidak sekadar bangga, namun aktif mendoakan para pemimpin daerah.

“Jangan hanya bangga saja, tetapi harus didoakan, agar dalam membangun Jawa Tengah, bisa terlaksana dengan baik,” kata Habib Luthfi dalam tausiyahnya.

Tokoh ulama karismatik ini juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan sebagai cerminan hati. Menurutnya, tarekat membawa manusia untuk membersihkan batin sehingga akal dan pemikiran akan selalu jernih dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

Target Kelola Ribuan Hektare Lahan Jagung dan Tebu

Sinergi yang diharapkan tidak hanya berhenti pada aspek spiritual, tetapi merambah ke sektor ekonomi konkret. Sekretaris Jenderal Jatma Aswaja, KH Hilmi Yahya Zaini, mengungkapkan organisasi tengah menyiapkan program pemberdayaan ekonomi berbasis agraris yang ambisius.

Jatma Aswaja memproyeksikan pengelolaan ribuan hektare lahan pertanian untuk komoditas jagung dan tebu. Program ini direncanakan melalui kerja sama strategis dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Langkah ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi bagi warga, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung Jawa Tengah. Pengelolaan lahan skala besar tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas komoditas pangan nasional.

Upaya Penguatan Ekonomi Warga Melalui Sektor Agraris

Program pemberdayaan ekonomi ini menjadi bukti bahwa organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam menyejahterakan masyarakat. Pemanfaatan lahan jagung dan tebu diprediksi akan menyerap banyak tenaga kerja lokal serta memperkuat rantai pasok industri gula dan pakan ternak.

Hingga saat ini, Jatma Aswaja terus mematangkan detail teknis pelaksanaan program bersama para pemangku kepentingan. Implementasi kerja sama lahan pertanian ini ditargetkan dapat segera terealisasi guna mendukung stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah Jawa Tengah.

Bagikan
Sumber: smpantura.news

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks